Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) YDI Lubuk Sikaping melaksanakan kegiatan penjemputan mahasiswa Magang Kewirausahaan Angkatan XXIX setelah menyelesaikan program magang selama satu bulan penuh. Kegiatan magang ini dimulai dengan pengantaran mahasiswa ke lokasi magang pada 30 Desember 2025 dan secara resmi ditutup dengan penjemputan pada 28 Januari 2026, yang didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Armadila, M.Sos.
Program magang kewirausahaan ini diikuti oleh mahasiswa STAI YDI Lubuk Sikaping yang ditempatkan pada enam titik lokasi usaha berbeda. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam dunia kewirausahaan, sekaligus membentuk karakter mahasiswa yang mandiri, kreatif, inovatif, dan berjiwa entrepreneur.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa memperoleh banyak pengalaman berharga di berbagai bidang usaha. Salah satunya di Usaha Borkat Manian, di mana mahasiswa mempelajari proses pengolahan dan produksi berbagai produk kewirausahaan, seperti pembuatan es krim, jamur tiram, kue putu ayu, serta beberapa produk olahan lainnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung mengenai proses produksi, inovasi produk, hingga peluang pengembangan usaha kuliner.
Mahasiswa juga melaksanakan magang di beberapa usaha penjahitan, seperti Penjahit Uniq_Na dan Penjahit Necis. Di lokasi ini, mahasiswa memperoleh keterampilan menjahit mulai dari tahap pengukuran, pemotongan bahan, proses menjahit, hingga finishing pakaian. Menariknya, hasil praktik mahasiswa selama magang sudah dapat dimanfaatkan langsung, terlihat dari karya yang digunakan saat penjemputan, seperti satu set baju dan rok, baju saja, rok saja, serta berbagai model jahitan lainnya sesuai dengan kreativitas dan kemampuan masing-masing mahasiswa.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman di bidang kerajinan tangan melalui magang di Gallery Capaik. Di tempat ini, mahasiswa belajar bahwa usaha tidak selalu harus dimulai dengan modal besar, melainkan dapat dikembangkan melalui kreativitas dan keterampilan. Mahasiswa diajarkan cara menghasilkan karya kerajinan tangan yang sederhana namun memiliki nilai jual dan nilai ekonomi yang menjanjikan.
Sementara itu, di D’Pasaman Sport, mahasiswa memperoleh pengetahuan tentang usaha konveksi dan sablon, mulai dari proses mendesain baju yang akan diproduksi, teknik produksi, hingga proses sablon. Pengalaman ini memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai peluang usaha di bidang fashion dan industri kreatif.
Ibu Armadila, M.Sos. selaku Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan bahwa magang kewirausahaan ini merupakan bagian penting dari pembelajaran mahasiswa STAI YDI Lubuk Sikaping. Melalui pendampingan langsung di lapangan, mahasiswa tidak hanya memahami teori kewirausahaan, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara nyata dalam dunia usaha.
Lebih lanjut, magang kewirausahaan Angkatan XXIX ini menjadi salah satu program unggulan STAI YDI Lubuk Sikaping, yang dijadikan sebagai landasan dasar untuk memperkuat kesiapan mahasiswa dalam berwirausaha. Program ini dinilai sebagai pengalaman strategis yang jarang diperoleh di perguruan tinggi lainnya, karena mahasiswa benar-benar terjun langsung dan terlibat aktif dalam aktivitas usaha yang nyata.
Dengan berakhirnya kegiatan magang kewirausahaan ini, diharapkan mahasiswa STAI YDI Lubuk Sikaping mampu mengaplikasikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh sebagai bekal untuk menciptakan usaha mandiri serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan dunia kewirausahaan di masa mendatang